40 Peserta P2P Bawaslu Luwu Utara Sepakat Bentuk “KOPI LUTRA”, Wadah Pengawas Partisipatif Generasi Muda
|
Luwu Utara, 19/5/2026 — Semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap demokrasi terus tumbuh di kalangan peserta Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Bawaslu Kabupaten Luwu Utara. Setelah mengikuti rangkaian diskusi tatap muka, sebanyak 40 peserta P2P sepakat membentuk sebuah komunitas pengawasan partisipatif yang diberi nama Komunitas Pengawas Partisipatif Luwu Utara (KOPI LUTRA).
Pembentukan komunitas ini menjadi bentuk komitmen bersama peserta P2P untuk terus aktif mengawal demokrasi, khususnya dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu dan pemilihan.
KOPI LUTRA nantinya akan menjalankan berbagai program dan kegiatan yang mengacu pada Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang telah disusun bersama oleh peserta P2P Bawaslu Kabupaten Luwu Utara.
Melalui komunitas ini, para peserta berharap dapat menjadi ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk terus belajar, berdiskusi, serta terlibat aktif dalam menciptakan proses demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.
Anggota Bawaslu Kabupaten Luwu Utara, Tasran menyambut positif terbentuknya KOPI LUTRA sebagai langkah nyata keberlanjutan pendidikan pengawas partisipatif di tengah masyarakat.
“Terbentuknya KOPI LUTRA menjadi bukti bahwa semangat pengawasan partisipatif tidak berhenti pada kegiatan pendidikan saja, tetapi terus berlanjut menjadi gerakan bersama dalam menjaga demokrasi,” ujarnya.
Dengan hadirnya KOPI LUTRA, diharapkan lahir agen-agen pengawas partisipatif yang mampu menjadi pelopor demokrasi di lingkungan masing-masing serta aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengawasan bersama.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Luwu Utara
Editor: Humas Bawaslu Luwu Utara