Lompat ke isi utama

Berita

Ketua dan Anggota Bawaslu Luwu Utara Ikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Daring 2025: Wujudkan Sinergi Pengawasan yang Partisipatif dan Berintegritas

Ketua dan Anggota Bawaslu Luwu Utara Ikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Daring 2025: Wujudkan Sinergi Pengawasan yang Partisipatif dan Berintegritas

Ketua dan Anggota Bawaslu Luwu Utara Ikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Daring 2025

Masamba, Selasa (11/11) — Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Luwu Utara mengikuti kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Tahun 2025 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, sebagai bagian dari program nasional Bawaslu Republik Indonesia dalam memperkuat kapasitas dan jejaring pengawasan partisipatif di seluruh daerah.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengawas pemilu dalam membangun kerja sama dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat partisipasi publik dalam menjaga kemurnian proses demokrasi. Melalui metode pembelajaran daring, peserta mendapatkan berbagai materi strategis terkait inovasi pengawasan, etika kepemiluan, hingga strategi komunikasi publik yang efektif.

Ketua dan Anggota Bawaslu Luwu Utara Ikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Daring 2025

Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu Utara, Muhajirin, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting dalam memperkuat semangat kolaborasi dan profesionalisme pengawas pemilu.

“Pendidikan Pengawasan Partisipatif ini merupakan ruang pembelajaran bersama untuk terus memperbarui pengetahuan dan strategi dalam menghadapi dinamika pengawasan di lapangan. Bawaslu Luwu Utara berkomitmen menjadikan pengawasan partisipatif sebagai gerakan bersama masyarakat untuk mewujudkan pemilu yang berintegritas,” ungkap Muhajirin.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Luwu Utara, Tasran, menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung kerja pengawasan pemilu.

“Melalui kegiatan P2P ini, kami tidak hanya memperluas wawasan tentang metode pengawasan partisipatif, tetapi juga memperkuat komitmen untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam menjaga integritas pemilu. Semangat partisipasi publik adalah kunci dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat,” tutur Tasran.

Bawaslu Kabupaten Luwu Utara berharap, dengan terlaksananya kegiatan ini, semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya pengawasan pemilu dan turut menjadi bagian dari gerakan pengawasan partisipatif yang solid, transparan, dan berkeadilan.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Luwu Utara 

Editor: Humas Bawaslu Luwu Utara